Aku terdiam
didepan layar tak sedetikpun aku bergerak
Terlihat jelas
gambar wajahmu dulu ketika kita bersama
Kubuka semua
kenangan dulu dalam lamunan ini,
Entah mengapa
nafas ku kian kecang
Jantung serasa
hampir berhenti
Canda dan
tawa mu penuh memenuhi ruang kamarku
Teringat akan
kesalahan ku dulu yang membuatmu muak akan hadirku
Tak pernah ku
sangka kau pergi secepat itu
Kini denganya
kau bahagia
Terlihat dari
wajahmu yg penuh senyum
Kini aku hanya
bisa melihat mu dari jauh
Malam membuatku
hanyut
Dingin ini
menusuk ku tak ada kehangatan
Hanya akhir
tak ada lagi jalan
Yang ku
temui hanya sebongkah rindu penuh nada
Dan entah
mengapa semua itu terasa menyebalkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar